Ciptakan Generasi Cerdas: Santri MTS dan MA Daarul Hikmah Luwuk Bekali Diri Lewat Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas dan Public Speaking
LUWUK, 13 NOVEMBER 2025 – Dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan kompeten, beberapa santri dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk turut berpartisipasi aktif dalam sebuah acara sosialisasi penting. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Banggai ini mengangkat tema krusial: "Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas dan Public Speaking Kita Tingkatkan Peran Generasi Muda Menuju Banggai Cerdas".
Acara yang berlangsung di Luwuk pada hari Kamis, 13 November 2025 lalu ini, dirancang khusus untuk membekali para pelajar dengan dua pilar pengetahuan yang fundamental di era modern.
Membangun Benteng Moral dan Keterampilan Berbicara
Sosialisasi ini memiliki dua fokus utama yang saling melengkapi. Pertama, para santri diberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya pergaulan bebas. Materi ini mencakup dampak negatif, cara menghindari, serta pentingnya membangun benteng moral dan spiritual di tengah gempuran tantangan zaman. Tujuannya jelas: menciptakan generasi muda yang sadar dan mampu menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang merusak masa depan.
Kedua, dan yang tak kalah penting, para santri tidak hanya diajarkan untuk "menghindar", tetapi juga untuk "tampil". Mereka dibekali dengan keterampilan dasar public speaking atau berbicara di depan umum. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan mengartikulasikan gagasan, dan keberanian untuk menyuarakan hal-hal positif.
"Ini adalah paket lengkap," ujar seorang pembimbing yang mendampingi para santri. "Mereka tidak hanya diajarkan untuk berkata 'tidak' pada pergaulan bebas, tetapi juga dilatih cara 'berkata-kata' yang baik dan benar untuk menyebarkan ide-ide positif."
Antusiasme Santri Daarul Hikmah
Keikutsertaan santri MTS dan MA ini menunjukkan komitmen kuat dari Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk untuk tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan akademik internal, tetapi juga aktif mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Inisiatif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Banggai ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi "Banggai Cerdas". Dengan membekali generasi muda dengan kesadaran moral sekaligus keterampilan komunikasi, diharapkan para santri ini siap menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan yang berakhlak mulia serta cakap dalam berinteraksi sosial.
Acara yang berlangsung di Luwuk pada hari Kamis, 13 November 2025 lalu ini, dirancang khusus untuk membekali para pelajar dengan dua pilar pengetahuan yang fundamental di era modern.
Membangun Benteng Moral dan Keterampilan Berbicara
Sosialisasi ini memiliki dua fokus utama yang saling melengkapi. Pertama, para santri diberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya pergaulan bebas. Materi ini mencakup dampak negatif, cara menghindari, serta pentingnya membangun benteng moral dan spiritual di tengah gempuran tantangan zaman. Tujuannya jelas: menciptakan generasi muda yang sadar dan mampu menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang merusak masa depan.
Kedua, dan yang tak kalah penting, para santri tidak hanya diajarkan untuk "menghindar", tetapi juga untuk "tampil". Mereka dibekali dengan keterampilan dasar public speaking atau berbicara di depan umum. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan mengartikulasikan gagasan, dan keberanian untuk menyuarakan hal-hal positif.
"Ini adalah paket lengkap," ujar seorang pembimbing yang mendampingi para santri. "Mereka tidak hanya diajarkan untuk berkata 'tidak' pada pergaulan bebas, tetapi juga dilatih cara 'berkata-kata' yang baik dan benar untuk menyebarkan ide-ide positif."
Antusiasme Santri Daarul Hikmah
Keikutsertaan santri MTS dan MA ini menunjukkan komitmen kuat dari Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk untuk tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan akademik internal, tetapi juga aktif mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Inisiatif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Banggai ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi "Banggai Cerdas". Dengan membekali generasi muda dengan kesadaran moral sekaligus keterampilan komunikasi, diharapkan para santri ini siap menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan yang berakhlak mulia serta cakap dalam berinteraksi sosial.